You need to enable javaScript to run this app.

"Semangat Baru Menuju Sekolah Berwawasan Lingkungan: DLH Kabupaten Rembang Gelar Sosialisasi dan Pembinaan Calon Sekolah Adiwiyata 2026 di MA. Al-Azhar"

  • Selasa, 07 April 2026
  • Humas Madrasah
  • 0 komentar
  • dilihat 114 kali

 

Sale, 7 April 2026 - Madrasah Aliyah (MA) Al-Azhar Sale menyelenggarakan kegiatan sosialisasi dan pembinaan calon sekolah Adiwiyata tahun 2026 pada hari Selasa, 7 April 2026, mulai pukul 13.00 WIB hingga selesai. Kegiatan ini berlangsung di Gedung MA Al-Azhar Sale dengan suasana yang penuh antusiasme dan semangat kebersamaan. Acara ini dihadiri oleh berbagai unsur penting madrasah, mulai dari Ketua LPI Al-Azhar Sale, komite sekolah, wali murid, dewan guru, hingga kader Adiwiyata dari kalangan siswa. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan madrasah menuju predikat sekolah Adiwiyata yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan.

Acara dibuka oleh MC, Bapak M. Riskiyanto, S.Pd., secara khidmat dengan pembacaan surah Al-Fatihah sebagai bentuk doa dan harapan agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar dan membawa keberkahan. Suasana menjadi semakin hidup ketika dilanjutkan dengan pentas seni tari kreasi yang dibawakan oleh peserta didik kelas XI. Penampilan tersebut tidak hanya menghibur, tetapi juga menunjukkan kreativitas siswa dalam mengangkat tema lingkungan melalui gerak dan ekspresi seni. Tepuk tangan meriah dari para hadirin menjadi bukti apresiasi atas penampilan yang memukau tersebut.

Memasuki inti acara, sambutan pertama disampaikan oleh Kepala MA Al-Azhar Sale, Ibu Sri Wati, S.Pd.I. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya peran seluruh warga madrasah dalam mewujudkan lingkungan sekolah yang bersih, sehat, dan ramah lingkungan. Ia juga menyampaikan bahwa program Adiwiyata bukan sekadar ajang penilaian, melainkan sebuah gerakan bersama untuk menanamkan karakter peduli lingkungan kepada peserta didik. “Kita berharap melalui program ini, siswa tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap lingkungan sekitar,” ujarnya dengan penuh semangat.

Selanjutnya, sambutan disampaikan oleh perwakilan Tim Adiwiyata, Bapak Rudi Setijawan, S.E. Dalam paparannya, beliau memberikan gambaran umum tentang pentingnya program Adiwiyata sebagai upaya membangun budaya sekolah yang berkelanjutan. Ia juga menjelaskan berbagai indikator yang harus dipenuhi oleh sekolah calon Adiwiyata, seperti kebijakan berwawasan lingkungan, pelaksanaan kurikulum berbasis lingkungan, kegiatan partisipatif, serta pengelolaan sarana pendukung yang ramah lingkungan. Bapak Rudi mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama dan berkomitmen dalam mewujudkan visi tersebut.

Puncak acara adalah sesi sosialisasi dan pembinaan calon sekolah Adiwiyata tahun 2026 yang disampaikan oleh Ibu Yuni Marhaeni Rahayu, S.Pd., dengan didampingi oleh operator, Bapak Eko Purnomo, S.Hut. Dalam pemaparannya, Ibu Yuni menjelaskan secara rinci tahapan-tahapan yang harus dilalui oleh sekolah dalam mengikuti program Adiwiyata. Ia juga memberikan berbagai contoh praktik baik yang dapat diterapkan di lingkungan madrasah, seperti pengelolaan sampah berbasis 3R (Reduce, Reuse, Recycle), penghijauan lingkungan, serta penghematan energi dan air. Penjelasan yang sistematis dan komunikatif membuat peserta mudah memahami materi yang disampaikan.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung interaktif. Para peserta, mulai dari guru hingga wali murid, aktif mengajukan pertanyaan terkait implementasi program Adiwiyata di lingkungan madrasah. Pertanyaan yang muncul antara lain mengenai strategi membangun kebiasaan peduli lingkungan pada siswa, pengelolaan sampah organik dan anorganik, serta peran orang tua dalam mendukung program ini di rumah. Narasumber dengan sabar dan jelas menjawab setiap pertanyaan, sehingga menambah wawasan dan pemahaman peserta mengenai pentingnya kolaborasi dalam menjaga lingkungan.

Sebagai penutup, seluruh rangkaian acara diakhiri dengan doa dan harapan agar MA Al-Azhar Sale dapat sukses menjadi sekolah Adiwiyata pada tahun 2026. Secara keseluruhan, kegiatan sosialisasi dan pembinaan ini berjalan dengan lancar dan penuh makna. Antusiasme peserta menjadi indikator kuat bahwa semangat untuk mewujudkan sekolah yang peduli dan berbudaya lingkungan semakin tumbuh. Diharapkan, melalui kegiatan ini, seluruh warga madrasah dapat bersinergi dalam menciptakan lingkungan belajar yang tidak hanya nyaman, tetapi juga berkontribusi terhadap pelestarian lingkungan hidup secara berkelanjutan.

Bagikan berita ini:

Beri Komentar

- Kepala Madrasah -

Sri Wati, S.Pd.I.

Assalamu’alaikum Warohmatullahi Wabarokatuh Alhamdulillah, segala puji dan syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT yang telah melimpahkan nikmat kepada...

Berlangganan
Banner